Blogger Spesifik. Apa Sih Maksudnya ?

Blogger spesifik, istilah apalagi ini? Ok, saya akan menjelaskan dalam artikel ini, apa sih definisi blogger spesifik, yang jujur ungkapan ini saya buat sendiri. Tapi mungkin kelak ada juga yang mau melakukannya juga. Yang pasti ini akan menambah pengetahuan ngeblog Anda.

Kenapa harus spesifik?

Jujur saya tidak suka mencampur adukkan sesuatu. Misalnya menulis tentang keseharian yang dilakukan, dicampur dengan pekerjaan dan teknik, panduan dan semacamnya. Meskipun memang dalam sebuah blog ada kategory, tapi bagi saya kategory yang terlampau “nyebrang” juga gak enak dipandang (baca). Karena itulah saya memilih untuk memiliki lebih banyak blog, dimana setiap blognya hanya membahas hal-hal yang sangat terkait saja.

Jadi, Anda tidak akan mendapati di blog saya kesemrawutan tersebut, karena saya sudah memilah-milah dan  manjadikannya dalam domain yang berbeda. apakah cara ini baik? Tergantung pilihan masing-masing. Tapi dengan segala kelebihan dan kekurangannya, cara ini yang saya ambil.

Mengapa?

Karena ke depan saya ingin hanya menulis di blog dan buku untuk kegiatan menulis saya. Saya tidak kan membagi apa yang saya dan tim kerjakan di sosial media, karena saya ingin membesarkan setiap blog saya.

 

Saat ini 10 blog dengan ranking Alexa semuanya < 1.000.000. jadi setiap blognya bukan blog abal-abal kan? Heheheh….

Bagaimana membesarkan blog-blog ini?

Natural saja, setiap saya membaca tulisan menarik, maka saya akan menulisnya ulang dan selanjutnya memposting di blog-blog saya. Hingga saat ini minmal per hari saya memposting 2 artikel untuk 2 blog yang berbeda. Panjang artikel pun variatif, minimal 200 kata. Kenapa sangat pendek? Ya, itu saya anggap lebih baik, daripada tidak sama sekali.

Saya percaya postingan yang rutin setiap hari atau minimal seminggu sekali akan memberikan dampak positif pada blog, dibanding postingan yang panjang, tapi hanya update setiap semester karena tugas dosen. Ups …….

Dari blog ini saya Alhamdulillah bisa mendapatkan pekerjaan. Blog ini juga yang menyemangati saya untuk membangun blog-blog lainnya.

 

Leave a Comment