Buku Autobiografi Elton John. Bagaimana Kisah Lengkapnya ?

PenulisKreatif.com – Buku Autobiografi Elton John. Siapa yang tidak kenal Elton John. Pasti semua mengenal penyanti yang karir menyanyinya telah mendunia. Banyak mengenal Elton sebagai penyanyi sukses. Tapi bagaimana dia memulainya? Apa saja yang ia hadapi untuk bisa tetap eksis dalam dunia music?

Akan menarik untuk menjawab semua pertanyaan diatas. Adalah sebuah buku autobiografi dengan judul Bedtime Biography: Me Elton John yang menceritakan kisah hidup Elton John. Buku ini membahas masa kecil Elton John yang tidak bahagia. Akan tetapi masalah ini tidak membuat Elton John menyerah.

Elton John mulai menggeluti dunia musik, yang membuat Elton John mampu mengenali dirinya sendiri. Di dalam buku ini juga akan dijelaskan bagaimana kisah kehidupan Elton John dalam meniti dunia karirnya mulai dari menjadi penyanyi, penulis lagu, hingga komposer.

Buku ini cocok dibaca bagi para pencinta autobiografi. Selain itu, juga diperuntukkan bagi penggemar musik dan penggemar kisah inspirasi dan memotivasi.

  1. Masa kecil Elton

Elton John lahir pada tahun 1947 di London. Ayah Elton John bernama Stanley, yang merupakan anggota Royal Air Force. Profesi ayahnya ini membuat Elton John kecil tidak pernah merasa ditemani oleh ayahnya. Sehingga dia lebih banyak menghabiskan waktu bersama ibu dan neneknya.

Masa kecil Elton John tergolong tidak bahagia. Hal ini disebabkan, ibunya yang bernama Sheila, mempunyai sifat mudah marah. Kemarahannya sering dilampiaskan pada anaknya yang membuat Elton John kecil takut terhadap ibunya sendiri.

Ayah Elton John pun begitu. Ayahnya sering memberikan hukuman pada Elton atas semua perbuatannya. Sehingga dia merasa bahwa masa kecilnya penuh dengan ketidakbenaran.

Sheila dan Stanley juga sering sekali bertengkar. Hal ini membuat rumah tangga mereka hancur. Hal inilah yang menyebabkan perceraian diantara mereka ketika Elton John berusia sebelas tahun.

Walaupun masa kecil Elton penuh dengan duka, ada sesuatu yang selalu membuat dia bahagia, yakni musik. Ketertarikannya di dunia musik dimulai pada saat Elton berusia sembilan tahun. Pada saat itu ibunya membawa pulang album baru Elvis yang berjudul “Heartbreak Hotel”. Semenjak mendengarkan musik itu, Elton mulai jatuh cinta dengan lagu bergenre rock and roll.

Bakat musiknya telah muncul pada saat Elton berusia tiga tahun. Pada usia tersebut Elton sudah mampu memainkan melodi piano dengan baik dan merdu.

Hingga pada akhirnya, musik membawanya ke sekolah khusus musik yang paling bergengsi, yakni Royal Academy of Music. Elton masuk sekolah tersebut disaat dia berusia sebelas tahun. Kemampuannya diasah setiap Sabtu pagi, untuk melatih dan mengembangkan keterampilannya bermusik. Akan tetapi terdapat kendala yang harus dihadapi Elton John, yaitu dia harus terbiasa memainkan musik klasik.

Seperti yang diketahui bahwa genre yang disukai Elton John adalah rock and roll, sehingga dia enggan menjadi penyanyi musik klasik. Pernah suatu ketika Elton John kabur dari kelas menyanyinya, karena merasa tidak suka dengan materi yang diajarkan.

Elton John kabur menuju Kereta Bawah Tanah London sepanjang hari sembari membaca majalah kesukaannya. Majalah tersebut membawa Elton John bermimpi menjadi penyanyi rock and roll yang hebat.

Elton mendapatkan bayaran sebagai penyanyi diusia 15 tahun. Pada saat itu Elton diajak oleh ayah angkatnya, untuk menyanyi di salah satu pertunjukan Northwood Hills Hotel. Akan tetapi, pada pertunjukan tersebut Elton diharuskan untuk menyanyikan lagu-lagu Inggris Kuno, karena pelanggan yang menginginkannya.

Pada saat pertunjukkan berlangsung, sempat terjadi kericuhan para penonton. Elton kemudian pergi meninggalkan forum tersebut dengan cara melompat dari jendela yang tidak jauh dari dia. Elton hanya mau kembali keatas panggung jika kericuhan tersebut telah mereda.

Memang pekerjaan tersebut sangatlah memberatkan bagi Elton. Akan tetapi dia mendapatkan imbalan yang cukup besar diusianya yang masih 15 tahun. Dia mampu mengantongi satu pound semalam. Adanya uang tambahan membuatnya mampu menghasilkan uang 15 pound dalam satu minggu.

Saat usia Elton John menginjak 17 tahun, dia mulai meninggalkan almamaternya dan bergabung pada sebuah band yang bernama Bluesology. Mereka memulai karir di jalanan dan tempat-tempat di Inggris. Tetapi, penghasilan yang didapatkan relatif kecil, walaupun mereka sudah mampu mengeluarkan album perdana mereka. Album tersebut berisikan lagu yang di tulis Elton sendiri, dengan judul Come Back Baby dan Mr. Frantic.

Penghasilan yang kecil membuat Elton harus memutar otak untuk mencukupi kebutuhan hidupnya. Elton mencoba memulai pekerjaan baru dengan menjadi sebuah musisi di sebuah studio rekaman. Profesi barunya ini mengharuskan Elton John untuk menirukan suara bernada tinggi Robbin Gibb dan Young, Gifted and Black yang pada saat itu tidak berhasil dinyanyikan oleh orang lain.

Berangkat dari profesi ini membuat Elton John menikmati suasana ketika berada di studio dan mempunyai banyak kenalan dengan musisi lain.

 

  1. Tahun keemasan Elton

Pada tahun 1967, Elton mulai mengembangkan sayapnya. Dia menerima tawaran untuk mengikuti audisi musik. Akan tetapi dia mengalami kegagalan pada saat audisi. Saat hendak keluar dari studio audisi, Elton diberi suatu amplop oleh eksekutif musik yang berisikan lirik lagu yang berjudul Wannabe yang ditulis oleh Berne Taupin.

Berne Taupin merupakan salah satu penulis lagu yang sangat terkenal pada saat itu. Lirik yang ada di dalam amplop tersebut, sering dikirimkan ke studio rekaman dengan harapan siapapun yang membacanya akan menyukainya.

Seperti yang telah diduga penulis, Elton yang membaca lirik lagu dalam amplop tersebut sangat terkesan. Semua kata-kata dalam liriknya indah dan mempunyai nilai estetika. Jauh dibanding lirik-lirik lagu yang Elton tulis sendiri.

Semenjak saat itu Elton dan Taupin menjalin kerjasama. Taupin bertugas membuat lirik, sedangkan Elton mengatur irama musiknya. Karier Elton dan Taupin tidak langsung meroket naik. Mereka merasakan kegagalan hingga memaksa mereka tinggal satu atap dengan ibu Elton.

Akan tetapi segalanya kemudian berubah ketika Taupin sedang duduk sarapan di meja makan. Ada ide yang berisikan lirik terlintas dalam benaknya. Hingga pada akhirnya dia menulis dan memberikannya kepada Elton untuk membuat irama dari lirik tersebut. Dalam waktu 15 menit Elton dan Taupin telah membuat lagu yang indah dan merdu.

Lagu tersebut diberi judul Your Song. Lagu pertama mereka ini lalu dibeli oleh sebuah label rekaman dengan harga 6000 pound. Dari sinilah karir Elton naik daun.

Seusai rilis album, Elton bertolak ke Amerika untuk tour pertamanya. Pada saat dia sampai di Bandara Los Angeles, dia melihat bus yang bertuliskan “Elton telah tiba”.

Setelah beberapa hari, Elton mendapatkan kesempatan bertemu dan bernyanyi di depan idolanya, yakni The Beach Boys dan Neil Diamond. Hal tersebut membuat Elton merasa senang. Tak lama kemudian, dia menerima surat yang merekrut dirinya menjadi bintang baru di musik rock.

Tahun tersebut merupakan tahun keemasan Elton. Pada tahun inilah, Elton juga menyempurnakan kostum dan desain panggung miliknya. Hingga pada tahun 1973, dia berhasil tampil di salah satu acara terkenal, yakni Hollywood Bowl.

Sebelum dia masuk panggung, diawali oleh bintang terkenal seperti Linda Lovelace, Batman, Ratu, Robin, dan Whale. Kemudian Elton masuk panggung dengan menggunakan pakaian yang ditutupi oleh bulu marabou berwarna putih.

 

  1. Hubungan Elton dengan beberapa wanita dan pria

Tahun 1968, Elton bertemu dengan seorang wanita bernama Linda Woodrow. Sejak pertemuannya di klub Sheffield, Linda dan Elton lebih sering berkomunikasi dan membuat mereka memutuskan untuk bertunangan.

Pada saat Elton menunjuk temannya menjadi pendamping pria di acara pertunangannya, teman Elton kaget dan menanyakan mengapa Linda mau bertunangan dengan seorang gay seperti Elton.

Sontak hal tersebut membuat Elton bingung. Dia sendiri tidak mengetahui definisi gay. Hingga pada malam itu Elton dan Linda mabuk berat dan bertengkar, sehingga membuat mereka berpisah.

Diusia 21 tahun, Elton mulai memahami kondisi seksnya. Dia mulai menceritakan pada teman, keluarga, dan kerabatnya yang lain tentang kelainan seks yang dia miliki.

Hal ini tidak dipublikasikan Elton secara luas, karena khawatir tidak akan ada orang yang menerimanya. Namun, dia tetap tidak pernah menyembunyikan kebenaran bahwa dia adalah seorang gay.

Hingga pada tahun 1976, berita tersebut menyebar di majalah Rolling Stone. Hingga hubungan Elton dengan John Reid, pemilik rekaman, diketahui oleh banyak orang. Hal ini membuat Reid panik akan karirnya di masa mendatang. Akan tetapi, ternyata banyak orang yang tidak mempedulikannya.

Masalah ini membuat karier Elton melesat pada Oktober 1976. Elton menyanyi di Stadion Dodger Los Angles yang dihadiri 5000 penonton. Hal ini membuat perjalanan karir Elton sempurna. Hingga tidak terasa Elton telah bernyanyi selama tiga jam, sampai jari tangannya berdarah. Pada saat itu dia sadar bahwa karirnya sedang naik daun.

Karier yang telah sampai puncak tidak serta-merta membuat Elton berhenti. Dia tetap berusaha hingga dia mampu menciptakan album pada tahun 1972.

Semenjak saat itu, dia tidak pernah berhenti melakukan tour bernyanyi baik skala regional  maupun Internasional. Pekerjaan tersebut membuatnya membeli pesawat pribadi yang dinamai Starship, dan dia gunakan untuk berkeliling dunia.

Hingga pada suatu saat, keadaan memaksanya untuk beristirahat. Ketika single yang dia rilis berjudul “Grow Some Funk of Your Own” kurang diminati oleh masyarakat. Hal ini membuat Elton beristirahat dari profesinya.

Saat tahun 1970, Elton masih merasakan suatu kecemasan, walaupun dia sudah menjadi seorang penyanyi yang terkenal. Kecemasan tersebut lahir karena rasa takut pada orang tuanya. Hingga suatu saat dia mencoba obat-obatan terlarang jenis kokain.

Setelah memakai kokain, Elton merasa lebih tenang dan menemukan rasa percaya diri. Penggunaan kokain yang dia konsumsi bersamaan dengan alkohol, membuatnya menjadi seorang yang destruktif. Pernah suatu malam, karena tidak sadar, dia melakukan hubungan intim dengan asistennya dan dia tidak mau bertanggung jawab.

Pada bulan Juli 1990, Elton mulai sadar dengan kesalahan yang dia lakukan. Dia memutuskan untuk mencari bantuan ke salah satu klinik di Chicago. Dia mendapatkan rehabilitasi di klinik tersebut, walaupun hanya selama 6 hari.

Sebelum Elton sembuh, dia sempat melakukan pernikahan dengan perempuan asal Jerman bernama Renate Blauel. Renate Blauel merupakan seorang guru musik di negaranya. Akan tetapi, pernikahan tersebut tidak menumbuhkan rasa bahagia pada keduanya. hal ini disebabkan banyaknya masalah yang Elton hadapi.

Pada saat itu, memang Elton berada dalam fase puncak kecanduan narkoba. Selain itu dia juga mempunyai masalah dengan salah satu media cetak terkenal di Inggris. Mereka menuliskan kebohongan-kebohongan yang menyudutkan Elton. Ketidakbenaran ini membuat Elton geram dan berusaha melawan mereka.

Hingga pada akhirnya dia memenangkan kasus tersebut dan namanya kembali bersih di mata publik. Akan tetapi selesainya masalah itu membawa dampak buruk bagi kehidupan pernikahan Elton yang mengharuskannya bercerai dengan Renate Blauel.

Elton sadar bahwa hubungannya dengan lawan jenis memang tidak bisa berjalan baik, seperti halnya laki-laki lainnya. Hingga dia bertemu dengan seorang produser film bernama David Furnish. Semenjak itu mereka dekat dan membangun hubungan pada tahun 2005.

Tahun 2014 akhirnya mereka menikah, karena pemerintah Inggris melegalkan pernikahan sesama jenis. Hasil dari pernikahan tersebut adalah dua orang anak yang dinamai Zachary dan Elijah.

 

  1. Hal membanggakan di masa kejayaan serta berhentinya Elton dari dunia musik

Ketenaran Elton membuat dirinya berada dalam posisi yang tidak pernah dia harapkan. Banyak cerita dan pengalaman yang dia alami, setelah dia menjadi seorang yang terkenal. Salah satu ceritanya yaitu pertemuaannya dengan Michael Jackson.

Pertemuan tersebut terjadi di sebuah pesta makan siang yang Elton adakan di tahun 1990. Pertemuan ini dihadiri oleh banyak orang, termasuk David Furnish, yang merupakan pacar barunya dan Elton kenalkan pada ibunya.

Selain itu, juga ada seorang psikiater yang datang. Psikiater tersebut membawa salah satu pasiennya dan meminta izin pada Elton untuk mengajak pasien tersebut bergabung di menit-menit terakhir. Tamu tersebut ternyata Michael Jackson.

Ada cerita lain yang lebih gila, yaitu pada saat Elton menghadiri pesta ulang tahun Pangeran Andrew yang ke 21. Pesta tersebut sangat penuh dengan musik, hingga membuat Kastil Windsor penuh akan nada dan irama.

Hal ini membuat DJ yang bertugas pada saat itu merasa tidak enak hati, karena takut menyinggung Sang Ratu. Pada akhirnya dia mengurangi volume musik yang dijalankannya.

Di tengah pesta Yang Mulia pun muncul. Yang Mulia kemudian mengajak Elton untuk berdansa hingga membuat Elton merasa tidak berkutik. Pada saat berdansa dia terlalu berkonsentrasi hingga membuatnya tidak bergerak.

Pada saat itu, Elton juga merasa heran. Hal ini dikarenakan dia berpikir bagaimana bisa seorang anak biasa bisa menari dengan seorang bangsawan.

Saat Elton mencapai puncaknya, dia sudah menyelami beberapa proyek terutama di dunia musik. Contohnya pada tahun 1994, Elton mendapatkan kabar dari Tim Race yang ingin berkolaborasi menyanyikan sebuah soundtrack film. Akan tetapi tawaran ini membuat Elton merasa ragu karena dia takut gagal untuk kedua kalinya.

Sebelum adanya penawaran tersebut, Elton juga pernah menyanyi soundtrack sebuah film, akan tetapi film tersebut gagal. Tetapi dia berusaha untuk bangkit dan mengatasi kekhawatirannya akan hal tersebut. Hal ini menuntunnya setuju untuk menyanyi lagu soundtrack film Disney yang berjudul Lion King.

Nyatanya film tersebut meraih kesuksesan yang besar. Musik yang dinyayikan oleh Elton bisa diterima oleh pendengar. Bahkan Elton juga berhasil membawa penghargaan dari Academy Award berkat lagu “Can You Feel The Love Tonight” yang dia nyayikan.

Karier Elton pada tahun 1990-an juga mengalami pasang surut.

Elton merupakan salah satu penggemar berat Versace. Kemudian pada tahun 1997, dia mendapatkan kabar bahwa idolanya meninggal karena tragedi pembunuhan di luar rumahnya. Kabar ini membuat Elton sangat terpukul dan membuatnya menangis ketika berita tersebut tayang di media massa.

Pada saat pemakaman, keluarga Versace meminta Elton untuk bernyanyi. Dia tidak bisa menolak, walaupun dia harus bernyanyi sambil menangis.

Beberapa bulan kemudian sahabat terdekat Elton, yang bernama Putri Diana meninggal. Putri Diana meninggal karena kecelakaan mobil yang menimpa dirinya. Sekali lagi, berita ini membuat Elton terpukul.

Sama dengan pemakaman Versace, Elton diminta untuk bernyanyi oleh keluarga Putri Diana. Elton  menyanyikan lagu yang berjudul “Candle in The Wind”, yang ditulis oleh Bernie Taupin saat prosesi pemakaman.

Karir Elton memang sering berada di pasang naik maupun surut. Pada saat Elton berkarir dia melakukan semuanya, mulai dari mabuk, bermain baseball, berpakaian layaknya Minnie Mouse, dan Roland McDonald. Hal ini dikarenakan dia mencari sebuah hiburan ditengah tur nya yang sangat padat.

Acara live dan tour adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan dari Elton. Posisinya sebagai seorang ayah dari dua orang anak membuatnya berfikir untuk bisa berada disisi anak-anaknya.

Pikiran Elton pun dijawab oleh takdir. Elton di diagnosa menderita kanker prostat, yang membuatnya harus di operasi. Lalu pada tahun 2017, ketika Elton melakukan tur, dia tiba-tiba menderita infeksi yang sangat serius yang memaksa dia harus pergi ke rumah sakit lagi.

Dokter pun memberitahukan keadaan Elton pada suaminya. Kemudian Elton harus dirawat di rumah sakit, selama 11 hari sebelum diperbolehkan pulang ke rumah. Setelah sembuh, Elton melakukan tur perpisahannya di tahun 2018.

Setelah pensiun dari dunia musik, Elton memulai aktivitas yang baru. Elton banyak menghabiskan waktu luangnya untuk menulis dan melakukan rekaman. Selain itu dia juga gemar mengajak anak-anaknya berjalan-jalan, di toko maupun restoran. Elton merasakan bahwa selama hidupnya saat-saat inilah yang bisa membuatnya seperti manusia yang normal.

 

Kesimpulan:

Elton merupakan seorang pekerja keras. Bakat bernyanyinya mulai nampak pada saat Elton masih kecil. Walaupun masa itu membuatnya tidak bahagia, adanya musik bisa mengibur hatinya. Dia terus mengasah bakatnya hingga berhasil menjadi seorang penyanyi yang terkenal.

Namun, karir yang dia daki tidak selalu berjalan lancar. Elton juga pernah dilanda pasang surut dalam hidupnya, mulai dari rumah tangga yang kurang harmonis, ditinggalkan oleh sahabatnya, dan masalah dengan salah satu media massa. Hingga puncaknya dia menderita penyakit kronis yang mengharuskannya meninggalkan dunia musik.

Apa yang bisa dilakukan?

Kita bisa membaca autobiografi dari para tokoh lain untuk memperbesar motivasi dan wawasan kita.

BERGABUNG BERSAMA KAMI
I agree to have my personal information transfered to MailChimp ( more information )
Bergabunglah dengan lebih dari 3.000 orang yang telah menerima email rutin dari kami, dan pelajari cara menulis kreatif di sosial media, artikel blog dan buku. Siapa tahu ini bisa menjadi sumber penghasilan sampingan bahkan utama Anda !
Email Anda aman bersama kami

Leave a Comment