Pengertian Ide Peluang dan Nilai Tambah Bisnis

Pembahasan kita kali ini adalah tentang Pengertian Ide, Peluang dan Nilai Tambah dalam Bisnis. Pembahasan ini bermanfaat bagi Anda yang ingin tahu lebih dalam tentang apa itu yang dimaksud ide dan peluang bisnis. Dua istilah yang mungkin kita sering menyebutnya, tapi mungkin juga tidak tahu persis bagaimana definisi, contoh dan penerapannya dalam keseharian kita.

Untuk itu artikel ini ditulis, dengan tujuan untuk memberikan pemahan bagi Anda yang membutuhkannya. Ok, bisa kita mulai ya?

1. Ide Bisnis

Ide bisnis diartikan sebagai  segala konsep, pikiran dan pengetahuan, sebuah mental, pandangan, keyakinan atau rencana dari kegiatan-kegiatan usaha.

Pengembangan ide bisnis dapat dikembangkan atas dasar situasi pasar (new market), teknologi (new technologi) dan keuntungan atau benefit.

  1. New Market :

Ide menawarkan konsumen dengan barang/ jasa yang belum tersedia dalam pasar setempat, akan tetapi di wilayah lain sudah ada. Banyak bisnis merupakan duplikasi dengan penerapan pada pasar yang berbeda, sebagai contoh rumah makan, penjualan pulsa, transportasi dll

Untuk menemukan new market yang tepat seorang pengusaha harus lebih dulu mempunyai sistem pemasaran yang baku di wilayah yang sudah ada. Berikutnya sistem pemasaran ini bisa dilakukan di wilayah lainnya dengan menyesuaikan kondisi dan keadaan di wilayah baru.

Misalnya seorang yang sudah berhasil membuka counter pulsa di satu daerah, bisa melakukan ekspansi di daerah lainnya, dengan menyesuaikan daya beli masyarakat sekitar. Karena wajar jika ada perbedaan harga pulsa bagi penduduk perumahan elit, menengah, biasa dan pemukiman masyarakat biasa.

  1. New Technology

Penting bagi seorang pengusaha untuk menerapkan ide teknologi baru untuk menekan biaya produksi. Semakin efisien proses produksi, maka margin yang diperoleh semakin besar. Hal ini bisa dilakukan pada produksi barang dan jasa.

Contoh penerapan teknologi baru untuk pengadaan barang misalnya dengan menggunakan alat packing otomatis untuk produksi makanan home industri yang lebih praktis, dimana sebelumnya hal ini dilakukan secara manual oleh karyawan.

Contoh penerapan teknologi baruu untuk pengadaan jasa adalah misalnya dengan menggunakan sebuah produk digital untuk pengiriman email pemberitahuan produk baru dari sebuah perusahaan, yang sebelumnya hal ini dilakukan manual dengan mengirim satu-satu pada email konsumen mereka.

  1. New Benefit

Pengusaha yang jeli melihat peluang melihat new benefit pada sebuah barang, juga akan mendapatkan respon yang baik dari konsumen. Hal ini karena biaya yang dikeluarkan lebih sedikit dibanding harus membeli sebuah barang dengan fungsi yang sama.

Hal ini misalnya bisa ditemukan dengan adanya TV Tuner, yang bisa menambah fungsi monitor komputer menjadi televisi. Dengan ini jika seseorang jenuh saat bekerja di depan layar monitor komputernya, dia bisa melihat televisi hanya dengan menambahkan alat kecil dengan harga terjangkau.

Menurut Longenecker (1991), sumber ide dapat berasal dari pengalaman pribadi, hobi, temuan kebetulan (Accidental Discovery) dan penelitian. Sedangkan menurut Douglas, terdapat 37 sumber ide, diantaranya buku, buku telpon, koran, majalah, jurnal, perpustakaan, bank, distributor, pialang, akuntan, teman, agen real estate, pesaing hobi dan bepergian, kursus, seminar,  produk, franchise, regulasi pemerintah, dll.

Sumber ide ini biasanya adalah sesuatu yang selalu dipikirkan oleh seorang pengusaha. Karena intensnya memikirkan hal itu tanpa sengaja ia menemukan solusi hanya dengan mengamati. Misalnya di Yogyakarta ada seorang pengusaha makanan steak daging yang target marketnya adalah kalangan menengah ke atas. Karena anak pemiliknya intens membantu proses produksi makanan sang ayah, pada suatu saat dicoba inisiatif untuk bisa menjual steak ini untuk kalangan menengah ke bawah, terutama mahasiswa.

Dengan target market yang lebih banyak dengan daya beli yang lebih rendah, maka diproduksilah makana steak daging plus nasi. Ternyata respon mahasiswa dan masyarakat sekitar sangat bagus. Mereka tetap bisa merasakan steak yang selama ini harganya relatif mahal dengan harga terjangkau ditambah lagi dengan tambahan nasi yang bisa mengenyangkan setiap kali membelinya. Ini juga memenuhi kebiasaan masyarakat Indonesia yang bagi mereka makan harus dengan nasi.

 

2. Peluang Bisnis

Peluang bisnis atau peluang usaha adalah semua peluang yang ada dalam sebuah usaha. Cara untuk melihat peluang antara seorang pengusaha dengan pengusaha lainnya tentu berbeda-beda, tergantung cara mengidentifikasinya. Karena itu perlu bagi kita untuk mengetahui cara mengindentifikasi peluang usaha.

Identifikasi peluang usaha bisa dilakukan dengan melakukan:

  1. Opportunity recognition, hal ini dikakukan jika permintaan dan pasokan barang sudah jelas
  2. Opportunity seeking, hal ini dikakukan jika permintaan belum jelas, tapi pasokan barang sudah jelas
  3. Opportunity discovery, hal ini dikakukan jika permintaan jelas, tapi pasokan barang belum jelas
  4. Opportunity creating, hal ini dikakukan jika permintaan dan pasokan barang belum jelas.

 

Menurut Frederic, Kuratko, Hodgetts (2006) peluang usaha adalah sesuatu yang ditemukan oleh seorang entrepreneur untuk memecahkan sebuah masalah nyata  dalam kehidupan atau untuk meningkatkan Nilai Tambah. Peluang usaha akan diperoleh dengan memberikan nilai tambah produk (jangan hanya menawarkan produk atau jasa secara umum, tapi yang spesifik dan inovatif).

Nilai  Tambah dalam Bisnis dapat diberikan berupa :

  1. Kegunaan bagi Pelanggan

Konsumen akan memilih untuk membeli barang dengan 2 fungsi atau lebih, dibandingkan mereka membeli sesuatu dengan satu fungsi dengan harga relatif sama.

  1. Kemudahan

Setiap waktu manusia membutuhkan barang yang lebih memberi kemudahan atau utnuk menggunakannya tidak membutuhkan banyak tenaga. Misalnya untuk pemompa air galon, menggunankan yang otomatis lebih mudah dibandingkan yang manual.

  1. Keceriaan

Pada beberapa barang bisa ditambahkan nilai lebihnya dengan motif sesuai usia. Terutama untuk barang yang dipakai oleh anak-anak. misalnya penggunaan bantal, karpet dll di kamar mereka. Akan lebih menjual sesuai pengguna jika menggunakan motif kartun atau super hero favorit mereka.

  1. Keindahan

Dengan mengetahui target market yang tepat, seorang pengusaha bisa menjual sesuatu yang sama fungsinya dengan harga puluhan kali bahkan ribuan kali lebih mahal. Sebagai contoh adalah sebuah hp yang berlapiskan emas dari sebuah pabrikan hp harganya bisa mencapai milyaran rupiah, disaat hp yang sama harganya hanya jutaan rupiah.

  1. Harga yang lebih baik

Memberikan penawaran harga yang lebih murah adalah daya tarik untuk barang dengan pemakaian rutin, seperti pulsa dan data hp yang saat ini telah menjadi kebutuhan pokok bagi masyarakat.

  1. Risiko yang lebih Rendah

Tidak sedikit konsumen membeli barang karena ada jaminan uang kembali jika ada kerusakan. Seperti perlengkapan keluarga berbahan plastik yang banyak dipakai oleh ibu-ibu di rumah, sampai saat ini menjadi idola, selan karena kualitasnya bagus juga memberikan garansi ganti baru jika ada kerusakan selain dari kelalaian pembeli.

  1. Kebanggaan

Euforia pada sesuatu kadang membuat konsumen tidak berpikir dua kali untuk membeli sebuah barang, terutama pada saat waktu tertentu. Misalnya saat ada momen Piala Dunia penjualan kaos bola dan marhandise akan naik tajam dibanding hari biasa.

  1. Ramah Lingkungan

Konsep barang dan jasa yang ramah linkungan saat ini makin banyak diterima masyarakat internasional karena berpengaruh untuk keselamatan banyak orang. Segala sesuatu yang menyertakan konsep ini akan banyak peminatnya. Hal ini adalah peluang besar bagi pengusaha untuk memproduksi barang dan layanan sejenis untuk meningkatkan penghasilannya.

Artikel tentang Pengertian Ide, Peluang dan Nilai Tambah Bisnis  ini akan terus saya tambah sesuai dengan data dan informasi yang dibutuhkan untuk mendukung artikel ini. Jadi jangan lupa untuk selalu berkunjung ke blog yang membahas lengkap tentang kreativitas dan bisnis ini ya.

Anda boleh berkomentar untuk menanyakan apa saja yang mungkin belum Anda pahami tentang bahasan di artikel ini. Sekian pembahasan saya tentang Pengertian Ide, Peluang dan Nilai Tambah Bisnis. Anda bisa mendapatkan inspirasi tentang bisnis lainnya di kategori Bisnis Kreatif di blog ini. Semoga bermanfaat.

 

 

 

BERGABUNG BERSAMA KAMI
I agree to have my personal information transfered to MailChimp ( more information )
Bergabunglah dengan lebih dari 3.000 orang yang telah menerima email rutin dari kami, dan pelajari cara menulis kreatif di sosial media, artikel blog dan buku. Siapa tahu ini bisa menjadi sumber penghasilan sampingan bahkan utama Anda !
Email Anda aman bersama kami

Leave a Comment